Atividade

  • Ford Roy publicou uma atualização 4 anos, 6 meses atrás

    SariAgri – Bawang merah dan bawang putih merupakan bagian dari bumbu dapur yang wajib ada ketika memasak. Oleh karena itu, banyak orang yang sengaja membeli komoditas tersebut untuk stok di rumah.

    Namun sayangnya, banyak dari mereka tak mengetahui cara menyimpan bawang dengan benar agar lebih awet. Mereka biasanya hanya menggunakan jalan pintas yaitu dengan menyimpannya di dalam lemari es atau kulkas. 

    Melansir laporan Live Strong, secara teknis bawang putih dan merah bukanlah sayuran, melainkan allium. Nah, menurut beberapa ahli, kedua bumbu ini tidak cocok disimpan di lingkungan dingin, seperti kulkas.

    "Bawang menyerap lebih banyak kelembaban di lemari es, sehingga lebih cepat rusak," kata Kristen Farmer Hall, koki eksekutif dan pemilik bersama Essential and Bandit Patisserie di Birmingham, Alabama.

    Sementara untuk bawang putih, alasannya sedikit berbeda. Menurut University of California, menyimpan bawang putih di lemari es akan merangsang pertumbuhannya.

    Lalu, bagaimana sebenarnya cara menyimpan bawang putih dan merah yang ideal?

    Baca Juga: Resep Es Krim Pempek Ala Sisca Kohl Kembali Hebohkan Jagat Maya Begini Jadinya Ketika Emak-emak Bersihkan Wortel Pakai Mesin Cuci

    Alih-alih memasukkannya ke dalam lemari es, National Onion Association menyarankan agar bawang merah utuh sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering dan berventilasi baik. Kelembaban atau kurangnya pergerakan udara justru akan mempercepat pembusukannya, sedangkan sinar matahari akan menyebabkannya bertunas.

    Menurut USDA, ketika disimpan dengan benar, bawang utuh memiliki umur simpan yang bagus dan panjang, yakni sekitar 30 hari.

    Begitu pun dengan bawang putih, harus disimpan di tempat yang sejuk, kering dan berventilasi baik. Apabila disimpan secara tepat, bawang putih utuh bahkan dapat bertahan cukup lama, sekitar 3 – 5 bulan.

    Namun, jika bawang merah telah diiris atau dikupas, maka bawang dapat disimpan di kulkas. Akan tetapu, umur simpannya jauh lebih pendek, yaitu sekitar 10 hingga 14 hari. Hal serupa juga berlaku untuk bawang putih yang sudah diiris atau di kupas.

    Penting untuk diingat, jangan pernah menyimpan bawang putih yang telah dihaluskan atau diblender di tempat yang lembab. Karena hal itu dapat dengan mudah mendorong pertumbuhan Clostridium botulinum, bakteri beracun yang berbahaya.

    berita hortikultura terbaru Video Terkait