-
Ford Roy publicou uma atualização 4 anos, 6 meses atrás
SariAgri – Rumah produksi bersama (factory sharing) kluster bawang merah segera dirintis dan didirikan di Brebes, Jawa Tengah. Langkah ini sebagai salah satu upaya untuk menjadikan hasil pertanian sebagai produk unggulan suatu wilayah.
"Kita mempunyai program rumah produksi bersama UMKM dan salah satu sasarannya adalah Kabupaten Brebes. Untuk sementara di Brebes ini, kita fokuskan kepada produk olahan bawang merah," ujar Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Arif Rahman Hakim.
Arif mengatakan pihaknya membidik Kabupaten Brebes sebagai daerah percontohan untuk program Rumah Produksi Bersama bagi pengembangan produk UMKM. Sesuai keunggulan dan potensi daerah Brebes, rumah produksi bersama itu nantinya akan difokuskan untuk kluster produk olahan bawang merah.
“Upaya tersebut dilakukan sebagai salah satu solusi pemerintah dalam mengatasi anjloknya harga bawang merah di Brebes saat musim panen raya,” katanya.
berita hortikultura terbaru Baca Juga: Teknologi Pertanian Pintar Dikembangkan untuk Tekan Biaya Produksi 10 Provinsi Penghasil Beras Terbesar di Indonesia – Berita Pangan
Dia menjelaskan, rumah produksi bersama itu sebenarnya merupakan sebuah metode agar pelaku UMKM bisa memenuhi skala ekonomi. Banyak petani bawang merah di Brebes yang merupakan daerah sentra penghasil bawang merah.
Namun ketika para petani mengolah hasil pertaniannya sendiri-sendiri tidak akan memenuhi skala ekonomi, karena biayanya menjadi mahal. Mereka perlu dikelompokkan dalam satu wadah seperti koperasi. "Nantinya koperasi itu yang mempunyai peralatan produksi untuk mengolah hasil panen bawang merah. Sehingga saat nantinya harga jual bawang merah jatuh pada panen raya bisa dihindari, karena bawang merah bisa diolah menjadi produk olahan dengan harga yang lebih tinggi,” katanya.
Arif dalam keterangannya, Sabtu (8/5/2021) berharap dalam waktu dekat rumah produksi itu segera bisa diwujudkan. Rumah produksi bersama yang akan dibangun di Brebes untuk sementara difokuskan pada bawang merah karena daerah itu menjadi sentra bawang merah.
"Ini yang menjadi alasan kita fokus di bawang merah. Namun ke depan akan dikembangkan ke produk olahan lainnya," katanya.
Sementara itu, Bupati Brebes, Idza Priyanti meminta rencana itu bisa ditindaklanjuti dan segera direalisasikan. Dia juga meminta dukungan dan pembinaan agar produk UMKM Brebes bisa berkembang tidak hanya di tingkat nasional tetapi bisa go internasional.
"Selain bawang merah, Brebes memiliki banyak potensi UMKM yang bisa dikembangkan. Untuk itu, kami meminta dukungan dan pembinaan agar UMKM ini bisa berkembang," katanya.
Video terkait:
